Showing posts with label apple. Show all posts
Showing posts with label apple. Show all posts

Friday, 5 August 2011

Patent War, Sang Pembunuh Inovasi

Dominasi mungkin sebuah kata yang paling diidamkan oleh semua perusahaan, sayangnya dominasi nampaknya tidak lagi menjadi hasil murni dari persaingan di pasar dengan mengeluarkan produk kompetitif yang inovatif. Hal ini dapat dengan mudah dilihat dari pertempuran para perusahaan raksasa yang selama ini mewarnai pemberitaan, seperti "HTC yang harus membayar royalti pada microsoft untuk setiap smartphone HTC yang terjual", "HTC dan Samsung yang dengan cepat membeli patent Intellectual Ventures untuk melindungi diri dari agresi Aplle", ada juga skenario "HTC membeli patent S3Graphics untuk perlindungan dari serangan Apple", jauh sebelum itu ada perjanjian antara "Nokia dan Kodak yang akhirnya berdamai untuk saling memakai hak intelektual masing - masing perusahaan" dan yang terbaru serta mungkin yang terburuk adalah gagalnya usaha Google membeli paten Nortel dikalahkan oleh konsorsium gabungan antara RIM, Apple dan Microsoft yang kabarnya memberi tawaran 5 kali lipat dari yang ditawarkan Google untuk memenangkan paten tersebut.

Hal ini menyebabkan Chief Legal Officer Google, David Drummond harus angkat bicara dan curhat melalui blognya bertajuk "When patents attack Android". Sebagai OS mobile smartphone yang tumbuh pesat, android memang sedang menjadi incaran untuk di jegal perkembangannya, bila kita lihat dari konsorsium yang melakukan pembelian paten Nortel itu, ketiganya merupakan musuh utama android di pasar smartphone, Microsoft berkepentingan karena OS Windows Phone 7 mereka belum bisa tumbuh melewati angka 10% pada jatah kue dalam pangsa pasar smartphone, RIM berkepentingan menahan jatuhnya market share mereka yang melorot hingga tinggal sekitar 14%, Apple jelas berkepentingan karena saat ini iOS dan android merupakan primadona utama pada pasar smartphone.

Mengutip kata Steve Jobs dalam sebuah wawancara, "it's all about the software", OS menjadi tulang punggung daya tarik dari sebuah ekosistem smartphone saat ini, berbeda dengan 3 tahun silam dimana hardware menjadi daya tarik dominan yang membuat calon pembeli menginginkan sebuah perangkat. Pertumbuhan android yang luarbiasa cepatnya tidak lepas dari kemampuannya melakukan penetrasi pada level pasar low-end, sebuah segmen pasar yang biasanya tidak mungkin di masuki oleh smartphone, beberapa tahun yang silam mustahil kita bisa menjumpai smartphone dengan harga dibawah 2 juta seperti saat ini, namun sejak android lahir maka mulai terjadi evolusi dalam dunia smartphone sehingga harganya cukup terjangkau oleh kantong semua orang.
Brand yang selama ini terkenal dengan perangkat premiumnya mau tidak mau kerepotan menghadapi perkembangan android di ranah smartphone murah. Berbagai strategi market mau tidak mau terus diusahakan untuk menggerus perkembangan android ini, mulai dari berbagai gugatan Apple kepada perusahaan - perusahaan pembuat android, terutamanya kepada Samsung dan HTC dengan usaha mencegah kedua perusahaan tersebut menjual produk smartphone android mereka di Amerika, hingga aksi membeli paten Nortel yang pada ujungnya nanti akan meningkatkan ongkos produksi setiap smartphone ber-android karena harus membayar ongkos paten yang dimiliki oleh seteru - seteru android yang memiliki hak atas paten tersebut.
Keruwetan yang dihadapi oleh perusahaan - perusahaan yang bertempur dalam perang ini sebenarnya bersumber pada kegagalan sistem dalam hak paten, dimana hak paten saat ini tidak lagi di terapkan layaknya sebuah literatur, misalnya penggunaan baris kode dalam sebuah operating sistem seperti gugatan Oracle kepada Google, dalam gugatan itu jelas dan masuk akal karena ada baris kode Oracle yang digunakan Google dalam android. Sementara gugatan yang sekarang banyak dilakukan adalah hal - hal yang sifatnya ide yang bisa terpikirkan oleh siapapun yang sifatnya sangat umum, contohnya seperti gugatan Apple pada HTC, dimana HTC dianggap meniru logika komputasi milik Apple, klaim ini contohnya seperti ketika user memilih sebuah nama pada kontak maka akan muncul menu pilihan untuk menelpon dan gugatan tersebut sama sekali tidak menggugat paten yang berhubungan dengan kode bahasa pemograman, paten tersebut hanya menggugat bahwa ide memilih nama pada kontak lalu memilih opsi untuk menelpon kontak itu adalah milik Apple, bagi kami itu nampak gugatan yang irasional karena banyak orang pasti berpikir hal yang sama, mungkin hampir sama dengan ide bahwa manusia makan dengan cara menyuapkan makanan kemulut dengan sendok dan Apple akan menuntutnya karena mereka telah memikirkan ide menyuap menggunakan sendok itu sebelum anda.

Sudah saatnya hak paten dibenahi, apalagi tujuan awalnya merupakan tujuan yang mulia yaitu melindungi hak intelejen dan kerja keras seseorang, bukan digunakan sebagai alat mengancam eksistensi perusahaan saingan atau sebagai alat pengontrol harga agar harga perusahaan saingan tidak dibawah, karena pada akhirnya yang sangat dirugikan adalah kita sebagai konsumen. Mustahil kita bisa mencicipi smartphone dengan harga sangat murah bila bukan karena jasa dari inovasi OS murah dan mustahil rasanya smartphone ber-dualcore saat ini hanya berbandrol harga 4 juta - 5 juta bila dibebani biaya - biaya paten irasional yang seperti dilakukan oleh Apple pada HTC misalnya. Bila Apple ingin fair, mereka seharusnya benar - benar mengeluarkan smartphone iphone mereka dengan versi yang lebih terjangkau seperti pada rumor iphone 4S, dibanding sibuk membeli paten - paten hanya untuk menekan perusahaan - perusahaan saingannya agar tidak bisa menurunkan harga gadget buatan mereka.
Kita bisa saja pragmatis dan tidak perduli dengan keadaan ini, namun sekali lagi sebagai konsumen yang akan merasakan keuntungan dari inovasi dan harga yang terjangkau, rasanya kita wajib untuk angkat suara dan menyuarakan ketidak puasan kita, karena bila harga gadget - gadget tersebut meningkat karena perusahaan - perusahaan yang membuat gadget - gadget tersebut terpaksa membayar berbagai hak paten dari perusahaan saingannya, maka yang akan membayarnya adalah kita.

Wednesday, 20 July 2011

Membangunkan raksasa tidur, Google bersiap bertarung dengan Apple

Hakim ITC belum lama ini telah memutuskan putusan dengan hasil kemenangan untuk Apple terhadap HTC yang di dakwa terbukti telah melanggar dua hak paten milik Apple, dakwaan ini tidak hanya akan mengancam eksistensi smartphone buatan HTC di Amerika, namun juga akan menyeret perusahaan - perusahaan lainnya yang menggunakan OS android buatan Google. Dan kali ini sang raksasa search engine Google nampaknya tidak akan tinggal diam dengan aksi Apple menggugatan hak paten tersebut, melalui event Google Mobile Revolution di Tokyo, Jepang. Eric Schmidt, mantan CEO dan eksekutif chairman Google menyatakan bahwa Google siap untuk membantu HTC menghadapi gugatan pelanggaran hak paten dari Steve Jobs dan perusahaannya. 

Mantan CEO Google ini juga mengkritik langkah Apple yang akhir - akhir ini rajin menggugat pelanggaran hak paten, walau tidak secara nyata mengatakan nama Apple di dalam pernyataannya, Eric Schmidt mengatakan "Kita telah melihat ledakan perangkat - perangkat android masuk dalam pasar, dan karena kesuksesan kami, kompetitor memilih untuk meresponnya dengan tuntutan pelanggaran hak paten dibanding mencoba berinovasi, saya tidak terlalu khawatir dengan keadaan tersebut". Sebelum kritikan dari Google, HTC juga telah mengeluarkan pernyataan yang serupa terhadap kebijakan Apple yang menggunakan langkah - langkah hukum untuk menekan ketimbang memilih bersaing secara fair di pasar. Schmidt menyatakan bahwa ia yakin Google mampu membalikan putusan awal hakim ITC tersebut yang menyatakan HTC telah melanggar dua hak paten Apple, semua anggota komisi harus mereview kembali putusan hakim itu sebelum keputusan tersebut di finalisasi.

Namun bila perkara ini tetap di menangkan oleh Apple maka kemungkinan Apple akan mendapatkan uang royalti yang cukup besar dari keuntungan penjualan smartphone android, seperti yang terjadi pada kasus Microsoft dengan HTC yang harus membayar 5$ kepada Microsoft untuk setiap produk smartphone android HTC sebagai akibat dari penggunaan hak paten Microsoft. Ironisnya raksasa OS windows tersebut mengakui keuntungan dari royalti yang diterima dari HTC untuk penjualan setiap smartphone android-nya ternyata lebih besar dari keuntungan yang diperoleh dari penjualan smartphone ber-OS windows phone 7 milih Microsoft sendiri. Dan bila hal ini terwujud Apple tidak hanya akan mendapat royalti dari HTC, namun juga dari perusahaan - perusahaan pembuat smartphone android lainnya seperti Motorola dan Samsung. 

Monday, 18 July 2011

HTC melanggar 2 patent Apple, ancaman bagi semua android

Tak bisa dipungkiri persaingan dalam dunia smartphone semakin memanas, persaingan tidak lagi berada pada pasar, kini pihak apple lebih berkonsentrasi untuk bertarung di pengadilan, setelah sebelumnya apple melakukan tuntutan pelanggaran hak cipta untuk design produk - produk samsung, kini apple berkonsentrasi menuntut HTC dengan 2 pelanggaran penggunaan hak cipta, yang tuntutannya bisa mengakibatkan hukuman untuk menghentikan penjualan semua produk HTC di Amerika. Tidak hanya terjadi pada HTC saja karena 2 tuntutan tersebut juga sedang dilakukan untuk produk Motorola, bila gugatan untuk HTC di menangkan apple maka gugatan mereka untuk Motorola pasti dimenangkan apple juga.

Gugatan yang dilakukan apple sebenarnya cukup dengan 1 gugatan saja namun nampaknya apple begitu bersemangat untuk memenangkannya sehingga mereka mengeluarkan 2 gugatan sekaligus, ironisnya apple juga sedang terjerat gugatan dari S3Graphics yang sedang menjalani masa proses akuisisi oleh HTC, jadi artinya HTC masih memiliki "kartu" untuk dimainkan sehingga bisa mencapai negosiasi damai yang tidak terlalu merugikan apalagi sampai mencapai hukuman dilarang memasukan produknya ke Amerika.

Tuntutan yang dilakukan oleh apple juga menyimpan maksud tersendiri, karena yang di gugat adalah pertama,  "real-time signal processing system for serially transmitted data" dan yang kedua adalah sistem pengenalan yang bisa memperbolehkan pengguna untuk berinteraksi dengan aplikasi seperti contact dan nomor telephone, yang keduanya sebenarnya adalah fitur standart bawaan dasar dari android sendiri, tentunya hal ini akan membawa masalah pada semua pembuat smartphone android lainnya, yang artinya sasaran tembak dari gugatan apple bukan hanya mengarah pada HTC namun mengincar semua perusahaan pembuat smartphone android secara keseluruhan. Bayangkan kalo semua smartphone android di larang beredar di Amerika, tentu pasar smartphone akan dikuasai seluruhnya oleh apple, RIM dengan blackberry-nya tentu bukan lawan yang seimbang setelah terjun bebas penjualannya di beberapa kuartal sebelumnya.

Anda boleh mengatakan langkah apple mungkin terlihat jahat atau licik? namun realitasnya hukum kadang digunakan sebagai jalan singkat menuju kemenangan. Setidaknya lebih sederhana ketimbang mengembangkan platform yang lebih canggih, lebih bagus atau lebih fungsional dibanding saingannya, dan untuk pilihan itu langkah apple bisa disebut cerdas walau pun dalam logika kebenaran kita mungkin akan tidak menyukainya. Hal ini juga merupakan pekerjaan rumah bagi pembuat peraturan dan penyelenggara hukum untuk melihat kelemahan - kelemahan dalam peraturan yang mereka buat agar tidak mudah digunakan sebagai alat bersaing secara tidak sportif, karena perkembangan teknologi dan kecepatan manusia mencapai efisiensi semua sangat bergantung pada persaingan. Bila kita melihat beberapa tahun yang lalu ketika Nokia nyaris sendirian menguasai pasar, bisa kita rasakan betapa lamanya pencapaian teknologi baru dari layar mono ke color, dari memori internal yang kecil sampai disematkannya SD card slot, dari camera 0,3mp hingga 1,3mp sendiri membutuhkan waktu tahunan, hari ini nyaris setiap 3 bulan kita bisa merasakan perubahan teknologi bergeser sangat cepat, dan sejujurnya kita harus berterima kasih pada "persaingan" karena ada persaingan maka banyak inovasi teknologi yang lahir.



Thursday, 24 February 2011

Ipad 2 sudah masuk dalam masa produksi


apple ipad 2 nampaknya akan menjadi gadget yang paling ditunggu pertengahan tahun ini, melalui sebuah sumber dalam apple sendiri diketahui bahwa ipad 2 ini sudah masuk dalam masa produksi.
Belum diketahui secara detil spek yang akan di usung oleh ipad 2 ini, namun kabarnya ipad 2 ini akan memiliki bentuk yang berbeda dari generasi pertamanya serta lebih tipis dan ringan. 
Selain itu ipad 2 ini juga akan membawa camera depan dan support dengan layanan facetime, ipad 2 juga akan membawa peningkatan pada CPU dan GPU serta memory yang lebih besar, belum diketahui apa ipad 2 juga akan menyematkan salah satu CPU dual core yang sedang beredar saat ini. Setidaknya mereka harus mengantisipasi para pesaingnya di pasar tablet yang sudah lebih dahulu mengusung teknologi proccesor dual core. Spek yang tidak berubah adalah resolusi yang dibawa tetap sama dengan generasi pertamanya, yaitu 1024 x 768 resolution.

Menurut rumor ipad 2 akan di umumkan pada tanggal 2 maret tahun ini bertepatan dengan ulang tahun steve jobs sang CEO apple. Selain ipad 2, apple juga akan sekaligus mengumumkan mac book generasi terbaru,.
Untuk harga ipad 2 ini juga diperkirakan akan rilis dengan harga $499 - $829.

Ipad generasi pertama merupakan salah satu produk andalan apple, hingga saat ini ipad sudah terjual sebanyak 14,8 juta unit. Ada bbrp analis market yang memperkirakan ipad bisa menambah penjualannya sampai pada angka 35 juta unit tahun 2011 ini.

Kita tunggu saja bagaimana peta persaingan di pasar tablet tahun ini, sungguh menarik tentunya. ^_^v



 
Design by Wordpress Themes | Bloggerized by Free Blogger Templates | Macys Printable Coupons